Suatu pernyataan yang melukiskan tujuan dan maksud disiplin ilmu bisa bervariasi dari negara ke negara. Penyusunan kata dan interpretasi yang dibutuhkan tergantung dari praktisi nasional dan lokal. Pernyataan itu dapat dikembangkan menjadi kerangka agar mencapai hasil kerja yang komprehensif, tanpa hal itu maka pemahaman penggunaan ilmu menjadi buram. Maka, setiap disiplin ilmu harus mempunyai tujuan dan maksud. Seperti halnya IAEG yang telah membuat pernyataan suatu redefinisi misi pada tahun 1998 sebagai “The International Association for Engineering Geology and The Environment”. Sedangkan The Association of Engineering Geologist menegaskan dalam Anual Report sebagai berikut:
Rabu, 04 November 2015
Konsep dan Filosofi Sederhana Rekayasa Geologi
Suatu pernyataan yang melukiskan tujuan dan maksud disiplin ilmu bisa bervariasi dari negara ke negara. Penyusunan kata dan interpretasi yang dibutuhkan tergantung dari praktisi nasional dan lokal. Pernyataan itu dapat dikembangkan menjadi kerangka agar mencapai hasil kerja yang komprehensif, tanpa hal itu maka pemahaman penggunaan ilmu menjadi buram. Maka, setiap disiplin ilmu harus mempunyai tujuan dan maksud. Seperti halnya IAEG yang telah membuat pernyataan suatu redefinisi misi pada tahun 1998 sebagai “The International Association for Engineering Geology and The Environment”. Sedangkan The Association of Engineering Geologist menegaskan dalam Anual Report sebagai berikut:
Perkembangan Ilmu Rekayasa Geologi
Jauh dimasa lalu, Manusia dalam performanya di bidang rekayasa pertambangan dan pekerjaan rekayasa sipil harus mempunyai pengetahuan yang intuitif mengenai ilmu kebumian. Ketika itu para ahli rekayasa, terutama ahli sipil dan tambang, mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mengeksplor batuan dan tanah hasil penggalian saat melakukan pekerjaan enjinering yang besar pada masa revolusi industri. Kegiatan itu melahirkan cikal bakal sains geologi, sehingga ilmu geologi tidak lepas dari aktifitas pekerjaan rekayasa pada abad ke-18.
Jumat, 16 Oktober 2009
Mengungkap Misteri Air
Judul : Mengungkap Misteri Air
Mengubah Dunia dengan Kesadaran Baru
Penulis : Ir. Triwidodo Djokorahardjo, M. Eng
Nina Natalina, Ir Gede M Merada
Anand Khrishna
Penerbit: PT. One Earth Media
Cetakan : I, Juni 2005
Tebal : xxxiv + 96 halaman
ISBN : 979-99450-5-4
Rating : ****
Air! Kehidupan manusia tak lepas dari air, bahkan secara tidak disadari kehidupan manusia dikelilingi oleh air. Bumi dikenal sebagai planet air karena 70 persen bumi diliputi oleh air. Bukan suatu kebetulan jika ternyata tubuh manusiapun memiliki komposisi 70 persen air! Kenyataan ini menunjukkan bukti tentang pentingnya air bagi kehidupan manusia. Siklus kehidupan manusia semenjak berbentuk janin dimulai dari rahim seorang ibu yang terdiri dari 99 persen air. Ketika dilahirkan, manusia terdiri dari 90 persen air, Barulah pada saat dewasa air dalam tubuh manusia menyusut menjadi 70 persen dan tersisa kurang lebih 50 persen ketika manusia semakin tua dan meninggal. Seluruh uraian diatas menandakan bahwa hidup manusia sangat tergantung pada air.
Mengubah Dunia dengan Kesadaran Baru
Penulis : Ir. Triwidodo Djokorahardjo, M. Eng
Nina Natalina, Ir Gede M Merada
Anand Khrishna
Penerbit: PT. One Earth Media
Cetakan : I, Juni 2005
Tebal : xxxiv + 96 halaman
ISBN : 979-99450-5-4
Rating : ****
Air! Kehidupan manusia tak lepas dari air, bahkan secara tidak disadari kehidupan manusia dikelilingi oleh air. Bumi dikenal sebagai planet air karena 70 persen bumi diliputi oleh air. Bukan suatu kebetulan jika ternyata tubuh manusiapun memiliki komposisi 70 persen air! Kenyataan ini menunjukkan bukti tentang pentingnya air bagi kehidupan manusia. Siklus kehidupan manusia semenjak berbentuk janin dimulai dari rahim seorang ibu yang terdiri dari 99 persen air. Ketika dilahirkan, manusia terdiri dari 90 persen air, Barulah pada saat dewasa air dalam tubuh manusia menyusut menjadi 70 persen dan tersisa kurang lebih 50 persen ketika manusia semakin tua dan meninggal. Seluruh uraian diatas menandakan bahwa hidup manusia sangat tergantung pada air.
Air Sumber Kehidupan
Air adalah sumber kehidupan, kita dituntut untuk menaruh perhatian pada benda ini, khususnya air bersih. Masalahnya, ketika ketersediaan air bersih berkurang, langka atau bahkan sulit dicari dampaknya akan berujung pada kematian. Data dari badan kesehatan dunia (WHO) sekitar 1,8 juta orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit diare, karena minum air sembarangan, jumlah yang cukup banyak dibandingkan kematian akibat bencana banjir yang tidak melebihi angka 200 ribu setiap tahunnya. Dari jumlah 1,8 juta jiwa yang meninggal akibat mengkonsumsi air tidak bersih, mayoritas terjadi di Asia dan 90% korbannya adalah anak-anak dibawah lima tahun. Penting sekali sa’at ini untuk mensosialisasikan manfa’at air bersih dan sangat berbahayanya minum air sembarangan, mendorong masyarakat untuk lebih mengerti pentingnya air bersih, diantaranya manfa’at air bersih , - Air bersih dapat menjaga kestabilan suhu tubuh, - Air bersih dapat melancarkan pembuangan karena konsumsi air yang cukup akan membantu kerja sistim pencernaan didalam usus besar, - Air bersih dapat menjaga tubuh dari gangguan fungsi ginjal.
Saat ini masalah air di Indonesia merupakan permasalahan yang kronik dan pelik, mulai dari peristiwa banjir sampai kekeringan. Wilayah Indonesia, menurut LIPI, memiliki 6% dari persediaan air dunia atau sekitar 21% persediaan air Asia Pasifik. Namun demikian, kelangkaan dan kesulitan mendapatkan air bersih dan layak pakai menjadi permasalahan yang mulai muncul di banyak tempat dan semakin mendesak dari tahun ke tahun. Kecenderungan konsumsi air naik secara eksponensial, sedangkan ketersediaan air bersih cenderung melambat akibat kerusakan alam dan pencemaran, yaitu diperkirakan sebesar 15-35% per kapita per tahun. Dengan demikian di Indonesia, dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 200 juta, kebutuhan air bersih menjadi semakin mendesak..
Kehadiran air (bersih) diplanet ini tidak sekedar pemuas dahaga saja, Air memberi manfa’at bagi kesehatan manusia. Tak ada kehidupan tanpa air…..
sumber: http://bayunature.blogspot.com/2009/06/air-sumber-kehidupan.html
Saat ini masalah air di Indonesia merupakan permasalahan yang kronik dan pelik, mulai dari peristiwa banjir sampai kekeringan. Wilayah Indonesia, menurut LIPI, memiliki 6% dari persediaan air dunia atau sekitar 21% persediaan air Asia Pasifik. Namun demikian, kelangkaan dan kesulitan mendapatkan air bersih dan layak pakai menjadi permasalahan yang mulai muncul di banyak tempat dan semakin mendesak dari tahun ke tahun. Kecenderungan konsumsi air naik secara eksponensial, sedangkan ketersediaan air bersih cenderung melambat akibat kerusakan alam dan pencemaran, yaitu diperkirakan sebesar 15-35% per kapita per tahun. Dengan demikian di Indonesia, dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 200 juta, kebutuhan air bersih menjadi semakin mendesak..
Kehadiran air (bersih) diplanet ini tidak sekedar pemuas dahaga saja, Air memberi manfa’at bagi kesehatan manusia. Tak ada kehidupan tanpa air…..
sumber: http://bayunature.blogspot.com/2009/06/air-sumber-kehidupan.html
Langganan:
Postingan (Atom)
